Perkembangan HTML


HTML adalah HyperText Markup Language yang pada awalnya diciptakan untuk menampilkan teks dokumen secara elektronis, artinya teks tersebut akan diedit, disimpan dan ditampilkan oleh computer.
Penulisan dokumen menjadi kompleks, karena setiap computer, mulai dariPC sampai dengan computer besar seperti MainFrame, mempunyai cara yang berbeda-beda dalam  memanipulasi dokumen tersebut, sehingga dokumen disatu computer tidak dapat dipindahkan dan diedit atau ditampilkan dengan mudah di computer lain.
HTML dibuat untuk me-“mark-up” dokumen teks dengan format tertentu ,sehingga dapat ditampilkan secara standar. Dengan demikian HTML adalah satu aplikasi yang digunakan untuk format teks dalam sebuah dokumen.

Sebagan contoh, untuk menampilkan huruf yang ditebalkan (Bold) adalah sebagai berikut:

Ini adalah <B>kata</B> yang ditebalkan.
Ini adalah kata yang ditebalkan.<B> dan </B> disebut sebagai TAG dan format TAG dari HTML membentuk suatu aturan untuk menampilkan dokumen secara baik dan dapat diproses oleh bermacm jenis computer.
Teks dalam format HTML dapat ditampilkan melalui suatu protocol yang disebut sebagai HTTP (HyperText Transfer Protocol).
Request diberikan kepada Document-Server dengan menggunakan protocol HTTP. Request ini kemudian dipenuhi oleh Server dengan memberikan jawaban dalam format HTML.
Client (user) menjalankan aplikasi web(browser) yang dapat menampilkan teks dalam format HTML. Web-Browser  yang populer antara lain Netscape Communicator, Netscape Navigator, atau Microsoft Internet Explorer, Mozila, Konquerer, dan lainya.
Selanjutnya Server yang menerima HTTP request ini disebut sebagai Web-Server





     Web Server
Protokol HTTP adalah protocol yang digunakan oleh aplikasi, sednkan data di transfer melalui jaringan dengan menggunakan protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Jaringan TCP/IP ini selanjutnya digunakan oleh jaringan internet sebagai protocol yang membawa data dari satu tempat ke tempat lainya.
Beberapa contoh Web Server misalnya adalh Apache, Internet Information Services (IIS) dan lainya.

Akses web
Melalui computer dari rumah atau nkantor, hubungan ke internet dilakukan melalui Internet Services Provider (ISP) menuju Web Server.
Web Server dapat ditempatkan pada ISP (disebut sebagai Web Hosting), atau langsung dilokasi perusahaan yang berhubungan dengan ISP melalui sambungan WAN seperti Leased Line, Frame-Relay atau lainnya.

Dokumen dengan format HTML
HTML bersumber dari SGML (Standard Generalized Markup Language) adalah bahasa untuk menggambarkan struktur dari sebuah dokumen dan buksn presentasi dari dokomen secara aktual.
Pada kenyatannya dokumen mempunyai banyak kesamaan elemen, seperti Title, Paragraf, Bentuk tulisan khusus dan lain sebagainya.
HTML  mendefinisikan style dari halaman WEB seperti heading, title, table, font dan lainya.
HTML berkembang pesat dengan tidak saja dapat menampilkan teks dokumen, tapi lebih dari itu HTML dapat menampilkan grafik, citra (images), Animasi Gambar, Suara, Frame dan lainya.                                                                                                                                                                   Dokumen diatur secara hirarkhis, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan dari situs web masing-masing.
Organisasi yang baik tentang struktur penyimpangan dokumen  sangat menentukan dalam pemeliharaan dan pengembangan sebuah situs web.
Home page dimulai dengan halaman yang menjelaskan topic utama, kemudian topic ini dibagi atas beberapa subtopic akan mempunyai struktur yang lebih detail lagi.
Disebuah struktur yang hirarkhis, pengunjung situs (disebut sebagai visitor) akan dengan mudah mengikuti alur situs web tersebut dan mendapatkan informasi yang dicari.

Struktur Linear dan Hierarkhis
Struktur ini dapat ditemukan dalam menampilkan sebuah buku.awal dari buku  adalah daftar isi berupa bab akan mempunyai subtopic yang secara linear dapat dinavigasi.
Hyperlink dibuat 2 arah yaitu halaman berikut dan halaman sebelumnya (next,previous).
Web umumnya tidak menentukan alur secara pasti pengunjung situs akan terbawa dengan link yang ada pada halaman actual tersebut.
Struktur web mempunyai tendensi “tidak teratur”
Atau floating secara bebas,ketidak teraturan ini mempengaruhi web designer sehingga mempersulit perawatan dan pengembangan situs itu sendiri.
Oleh karena itu disarankan bahwa sebelum halaman web dibuat, diciptakan lebih dahulu struktur dengan topic-topik yang jelas,dan pengaturan ini bias disynkronkan dengan struktur direktori system operasi file-file tersebut disimpan.

Markup Language
Menulis sebuah markup-language dimulai dengan menulis teks biasa seperti berikut:
Sejarah HTML
Tim Berners-Lee menciptakan HTML di tahun 1991 BERBASIS sgml (standard Generalized Markup Language) yang sudah ada sejak 20 tahunan, tapi karena kompleksitas yang sangat tinggi SGML tidak pernah diterima secara umum. HTML berkembang ke versi 2.0, kemudian ditahun 1996 konsorsium W3C (world wide web consortium) menetapkan standar HTML 3.3. pada versi diperkenalkan fasilitas TABLE, Applet Java, dan lainnya.
Setelah membuat teks, kemudian teks ini akan ditambahkan (di-mark-up) dengan HTML TAG.
Penambahan markup misalnya dimulai dengan menampilkan TAG Header <H1>, sebagai berikut:
<H1>Sejarah HTML</H1>
Tim Berners-Lee menciptakan HTML DITAHUN 1991 BERBASIS sgml (standard generalized markup language0 yang sudah ada sejak 20 tahunan,tapi karena kompleksitas yang sangat tinggi SGML tidak pernah diterima secara umum.
HTML berkembang ke versi 2.0, kemudian ditahun 1996 konsorsium W3C (world wide web consortium) menetapkan standar HTML 3.2, pada versi diperkenalkan fasilitas TABLE, Applet Java, dan lainnya.

Bila dikembangkan lebih lanjut,maka TAG tersebut dapat menambahkan (markup) font menjadi font yang lebih menarik, karakter Bold,Italic seperti layaknya pengolah kata (word processor).
<HTML>
<H1>Sejarah HTML</H1>
<P><b>Tim Berners-Lee </b>menciptrakan HTML di tahun 1991 berbasis SGML
<I>(Standard Generalized Markup Language)</i> yang sudah ada sejah 20 tahunan,
tapi karena kompleksitas yang sangat tinggi SGML tidak pernah diterima secara umum.</p>
<p STYLE="FONT : 12pt Tahoma">
HTML berkembang ke versi 2.0, kemudian ditahun 1996 konsorsium W3C (WORLD WIDE WEB CONSORTIUM)
menetapkan standard HTML 3.2, pada versi doperkenalkan fasilitas <u>TBLE, Applet Java</u>,dan lainnya.
</p></HTML>
XML (eXtended Markup Language)
Walaupun HTML terus berkembang hingga versi 4.0 (Dynamic HTML) ditahun 1997, namun masih banyak ditemukan keterbatasan HTML tersebut.
Representasi
HTML tidak direpresentasiakan secara seragam oleh Web Browser, misalnya dengan format HTML yang sama, tampilan di Netscape Navigator dapat berbeda dengan di internet Explorer.
Propriertary TAG
Pengembangan Browser menggunakan HTML TAG yang hanya berlaku untuk browser tersebut. Misalnya banyak TAG yang ada di internet Explorer sama sekali tidak dikenal di Netscape.
HTML tidak sesuai untuk pertukaran data
HTML tidak dapat menggambarkan struktur data dan sulit untuk digunakan sebagai TAG yang berorientasi ke database. Struktur table dari database tidak dapat diproses oleh HTML.
HTML tidak terstruktue secara lengkap
TAG di HTML tidak selalu berpasangan, artinya ada TAG HTML yang dapat berdiri sendiri seperti <BR> dan atau TAG yang tidak ditutup dengan sempurna (misalnya <P> tanpa </P>). Bentuk seperti ini menyulitkan parser (program yang membawa  syntak  HTML),sehingga dapat berakibat misinterpretasi yang berakibat fatal.
Dan masih banyak lagi alsan lainnya, sehinnga kesimpulannya adalah: HTML sulit dikembangkan.
XML muncul untuk memberikan solusi  yang lebih baik ketimbang HTML.







XML merupakan formatting language yang berasal dari SGML (Standard Generalized Markup Language), sebuah usaha untuk membuat dokumwn dapat dibaca dibanyak platform.
XML dikembangkan oleh W3C (world wide web consortium).
Struktur XML dapat menggambarkan struktur data sebuah table database seperti berikut:
<?xml version=”1.0 “ ?>
<instruktur>
          <nama>Alicia Keys</nama>
          <inisaial>AK</inisial>
          <honor>400000</honor>
</instruktur>
XML bukan HTML atau pengganti HTML. XML memberikan pengaturan TAG yang lebih fleksibel ketimbang HTML. Data yang dikirim ke internet Browser tetap dalam format HTML atau XHTML.
XHTML (eXtended HTML)
XHTML adalah reformulasi dari HTML, atau dapt dibilang bahwa XHTML adalah HTML dengan menggunakan aturan (rules) yang sesuai dengan aturan XML.
HTML versi 4.01 dianggap sebagai versi terakhir HTML, sedangkan selanjutnya akan digunakan XHTML sebagai dasar pengembangan tampilan web.
XHTML mewarisi sifat-sifat  XML, antara lain yang disebut sebagai “well formed” TAG, artinya setiap penggunaan TAG selalu berpasangan.

Keuntungan XHTML antara lain:
§  Mudah dikembangkan dan disesuaikan;
§  Dapt digunakan sebagai data interface untuk pertukaran data sebagai data interface untuk pertukaran data antar database dan obyek/ kompenan lainnya;
§  Dapat berintegrasi dengan Markup Languge yang lain seperti WML (Warp Markup Language ) untuk PDA (Personal Digital Assistant), MathML (Mathematic Markup Language) dan lainnya;
§  XHTML adalah “ well  formed” TAG seperti XML, artinya TAG pembuka  selalu harus mempunyai TAG penutup;
§  XHTML memisahkan mark up antara struktur dan presentasi.